Medan – Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UINSU, bekerja sama dengan Konsulat Jenderal (Konjen) Cina, menyelenggarakan Cultural Forum pada 3 Desember 2024. Forum ini bertujuan untuk mempererat hubungan budaya dan kerja sama antara Indonesia dan Cina, khususnya melalui generasi muda.
Mengangkat tema “Fostering Friendship between China and Indonesia for Younger Generations”, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan II FITK UINSU sebagai perwakilan Dekan. Forum menghadirkan pembicara dari Konjen Cina, yaitu Mr. Chong Tong dan Ms. Liu Wenyi, yang keduanya menjabat sebagai Atase Konsul. Turut hadir pula Mr. Son Jiangming, Deputy Consulate, untuk mendukung diskusi budaya yang digelar.
Dalam sambutannya, Mr. Chong Tong menyampaikan pentingnya kolaborasi budaya untuk memperkuat hubungan diplomatik kedua negara. “Budaya adalah jembatan untuk saling memahami dan mempererat persahabatan antara negara kita. Saya berharap generasi muda Indonesia dan Cina terus menjalin kolaborasi yang erat di masa depan,” ujarnya.
Acara ini juga dihadiri oleh Kaprodi TBI, Maryati Salmiah, M.Hum, dan Sekprodi TBI, Benni Ichsanda Rahman Hz, M.Pd, serta melibatkan puluhan mahasiswa TBI. Para mahasiswa aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab dan diskusi.
Kaprodi TBI, Maryati Salmiah, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat relevan untuk memperkenalkan mahasiswa pada perspektif global dalam pembelajaran budaya. “Kami berharap forum ini memberikan wawasan baru kepada mahasiswa kami tentang pentingnya memahami budaya lintas negara sebagai bagian dari pembelajaran bahasa Inggris,” ungkapnya.