16 Oktober 2019 09:05 wib
  • pendidikan

Salah satu mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris UINSU, Sheila Nabila (stambuk 2019), menorehkan prestasi gemilang, dengan menjadi delegasi Indonesia di ajang Asia Youth International Model United Nations (MUN). Dengan tema "Human Security Agenda in the Globalized World", MUN ini dilaksanakan di Putrajaya, Malaysia. Dalam kesempatan ini, Sheila, begitu sapaan akrabnya, ditempatkan di tim Organization of Islamic Cooperation (OIC).

Model United Nation (MUN) sendiri merupakan suatu kegiatan simulasi sidang PBB, dimana setiap peserta mendapatkan satu council negara dan membahas permasalahan negara tersebut sesuai dengan tema yang sudah ditentukan. Setiap delegate harus mengekspresikan ide dan pendapat tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan permasalahan yang ada, untuk mencari jalan keluar.  Setelah kegiatan simulasi tersebut, seluruh anggota council dapat memberikan putusan dan usulan undang-undang baru yang dimana putusan tersebut dapat diberikan kepada anggota PBB untuk didiskusikan kembali sehingga dapat memberikan konstribusi dan perbaikan terhadap dunia.

Sheila sendiri mengaku sangat senang bisa ditunjuk sebagai perwakilan dalam simulasi sidang kali ini. Dara alumni International Islamic Boarding School Darussalam Gontor ini bangga akan ilmu dan pengalaman berharga yang telah didaptnya. Selain menambah wawasan baru, bertukar ide dengan bertemu banyak orang-orang hebat menjadi pengalaman berharga tersendiri. “Berkumpul dengan banyak pemikir hebat membuat saya menyadari betapa kita harus betul-betul banyak membaca dan mengetahui kondisi global saat ini. Ini jadi motivasi saya untuk lebih banyak belajar dan belajar jika tidak mau ketinggalan”, jelasnya.